Pedoman Pembentukan Cabang

Pedoman Pembentukan Cabang ALTI

  1. Suatu cabang dapat dibentuk bila minimal ada 5 anggota, termasuk Pengurus Cabang. (ART ALTI –Bab V, Pasal 13, Ayat 4)
  2. Pengurus Cabang sekurang-kurangnya terdiri atas: (a) Ketua; (b) Sekretaris; dan (c) Bendahara. (ART ALTI –Bab V, Pasal 13, Ayat 6)
  3. Ketua Cabang dipilih di antara para anggota Cabang. (ART ALTI –Bab V, Pasal 16, Ayat 3)
  4. Ketua terpilih membentuk Pengurus Cabang. (ART ALTI –Bab V, Pasal 16, Ayat 4)
  5. Masa bakti Pengurus Cabang adalah maksimal tiga tahun dari saat Musyawarah Cabang. (ART ALTI –Bab V, Pasal 16, Ayat 5)
  6. Pengurus cabang dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. (ART ALTI –Bab V, Pasal 16, Ayat 6)
  7. Ketua Cabang yang telah menjabat selama dua kali berturut-turut tidak dapat dipilih untuk jabatan yang sama dalam waktu pemilihan berikutnya. (ART ALTI –Bab V, Pasal 16, Ayat 7)
  8. Tatacara Pembentukan Cabang:
  • Para anggota dan/atau calon anggota ALTI mengajukan permohonan pembentukan Cabang kepada Pengurus Pusat, dengan melampirkan nama-nama anggota dan calon anggota yang akan membentuk cabang.
  • Cabang dapat mengambil domain di lembaga/institusi dan/atau gabungan lembaga/institusi.
  • Pengurus Pusat mengevaluasi permohonan dan mengkaji kemungkinan pembentukan cabang.
  • Permohonan yang memenuhi syarat dan ketentuan pembentukan Cabang diberikan ketetapan wewenang pembentukan cabang melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Presiden ALTI.
  • Para anggota dan/atau calon anggota ALTI Cabang melaksanakan musyawarah cabang dan memilih perangkat organisasi.
  • Musyawarah menghasilkan keputusan yang diteruskan kepada Pengurus Pusat ALTI.
  • Pengurus Pusat mengesahkan hasil musyawarah cabang.
  1. Hal-hal lain yang berkenaan dengan teknis pembentukan cabang dapat dikonsultasikan kepada Pengurus Pusat ALTI.